Pengalaman Naik Trans Jateng: Stasiun Tawang – Terminal Bawen, Nyaman, Murah, dan Rapi
Table of Contents
Naik bus sekarang sudah nggak harus ribet, panas, atau berdesakan. Salah satu buktinya adalah Trans Jateng rute Stasiun Tawang Semarang – Terminal Bawen.
Beberapa waktu lalu saya coba sendiri, dan rasanya… kayak naik bus ala Eropa, tapi harga tetap lokal!
1. Tempat Duduk Laki-Laki dan Perempuan Dipisah
Begitu naik dari halte dekat Stasiun Tawang, saya langsung disambut suasana bus yang rapi.
Yang bikin saya angkat jempol: kursi penumpang laki-laki dan perempuan dipisah. Jadi nggak ada tuh rasa sungkan atau desak-desakan yang bikin nggak nyaman.
Kebijakan ini bikin perjalanan terasa lebih aman dan tertib, apalagi buat penumpang perempuan yang bepergian sendirian.
2. Harga Tiket: Murah Banget, Serius!
Ini bagian yang bikin kaget. Jauh dekat cuma Rp5.000 untuk penumpang umum.
Kalau manula, pelajar, dan penyandang disabilitas cuma Rp1.000 saja.
Iya, seribu perak! Zaman sekarang dapat apa dengan seribu rupiah? Kalau di Trans Jateng, bisa dapat transportasi modern, adem, dan nyaman sampai tujuan.
3. Fasilitas Modern ala Transportasi Masa Kini
Jangan bayangin bus kota zaman dulu. Trans Jateng ini sudah full fasilitas:
AC dingin, cocok buat ngadem sambil lihat pemandangan.
Pembayaran cashless dan cash.
Rute terjadwal jelas, jadi nggak nunggu lama.
Pemberhentian di halte resmi, aman dan tertib.
4. Rute dan Pemandangan yang Asik
Perjalanan dari Stasiun Tawang ke Terminal Bawen itu lumayan seru.
Mulai dari keramaian Kota Semarang, naik ke daerah Ungaran yang adem, sampai tiba di Terminal Bawen yang strategis buat melanjutkan perjalanan ke Ambarawa atau Salatiga.
Sepanjang jalan, kalau dapat kursi dekat jendela, bonusnya pemandangan gunung yang cantik banget.
Kesimpulan:
Naik Trans Jateng rute Stasiun Tawang – Terminal Bawen itu nyaman, murah, dan rapi. Dengan tarif Rp5.000 untuk umum dan Rp1.000 untuk manula serta pelajar, transportasi ini jelas jadi pilihan hemat sekaligus modern.
Buat yang mau bepergian tanpa repot, cobain deh. Siapa tahu nanti kita satu bus, tapi tetap duduk di kursi sesuai aturan, ya!
Post a Comment